Rilis Terbaru

Siber Kreasi Selenggarakan Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0059/RILIS/X/2019

Tanggal : 24 Oktober 2019

Siber Kreasi Selenggarakan Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital

Pengguna internet di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan hasil survei tahun 2018, 64,8% penduduk Indonesia menggunakam internet, meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Hidup di era digital memudahkan masyarakat untuk mendapatkan, berbagi, hingga mengolah berbagai informasi. Meskipun memudahkan, dalam berinteraksi satu sama lain dan mudahnya arus informasi di era digital, menjadi tantangan sendiri di era ini.

Dalam upayanya mengedukasi masyarakat tentang etika digital, Pemkab Inhu bekerjasama dengan Siber Kreasi, BAKTI, dan Relawan TIK Kabupaten Inhu mengadakan Seminar Nasional & Lokakarya bertajuk Pandu Digital Indragiri Hulu. Bertempat di Auditorium Yopi Arianto, kegiatan dibuka langsung oleh Asisten III Inhu Erlina Wahyuningsih, didampingi Kepala Diskominfo Inhu Jawalter, H. Boby Rahmat selaku Ketua Karang Taruna Kabupaten Inhu, serta Geranuma Taswin sebagai perwakilan dari Siber Kreasi, Kamis (24/10).

Hadir pada kesempatan ini sebagai narasumber Arry B. Wibowo dari Siber Kreasi, Annisa Junaidi selaku Co Founder Oase Academy, Ndan Masbon dari Kreator Nongkrong dan M. Rouf Azizi selaku Ketua RTIK Kabupaten Indragiri Hulu. Tak bosan-bosan narasumber mengingatkan serta menekankan kepada peserta agar bijak dan beretika dalam menggunakan media sosial. Selain itu peserta juga diminta agar "Saring sebelum Sharing", jangan sampai ikut menyebarkan sesuatu yang belum jelas kebenarannya atau bahkan hoax. Selain gelar wicara, juga dilaksanakan kegiatan lokakarya tentang produksi konten positif dan promosi produk melalui internet.

Pada kesempatan ini juga diperkenalkan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). Sejumlah kementerian, lembaga, komunitas hingga sejumlah pihak membuat gerakan ini dalam rangka mendorong pengguna internet atau netizen di Indonesia lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet. GNLD merupakan wadah kolaborasi, koordinasi dan sinergi kerja bersama pemangku kepentingan majemuk untuk menggiatkan advokasi dan edukasi LITERASI DIGITAL secara komprehensif dan berkelanjutan.

Literasi Digital sendiri adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, menggunakan, mengevaluasi, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Program payung GNLD terdiri atas 4C: Curriculum development, Collaborative engangement, Community empowerement dan Cyber governance. Diluncurkan pada oktober 2017, GNLD Siberkreasi telah mendapatkan pengakuan Internasional sebagai Champion pada WSIS Prizess - PBB pada Maret 2018 di Jenewa.

Melawan konten negatif di internet memang harus dilakukan dari berbagai pihak secara bersama-sama, dengan adanya GNLD diharapkan konten negatif dapat dilawan dengan konten positif.