Rilis Terbaru

Tekan Kasus Stunting di Inhu, Pemkab Inhu Kembali Gelar Diskusi Panel Audit Kasus Stunting

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0716/RILIS/X/2022

Tanggal : 06 Oktober 2022

Tekan Kasus Stunting di Inhu, Pemkab Inhu Kembali Gelar Diskusi Panel Audit Kasus Stunting

INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali mengadakan Diskusi Panel Audit Kasus Stunting di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Inhu, Selasa (4/10/2022).

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan diskusi serta kajian terhadap paparan data audit kasus stunting yang dilakukan di 10 desa lokasi fokus (lokus). Pemaparan dilakukan oleh Tim Pakar audit kasus stunting dr. Bagus Pandji Udara dan dr. Nur Iman Makmur.

Acara diskusi panel audit kasus stunting dibuka oleh Bupati Inhu yang diwakili Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Ahmad Syukur. Dalam sambutannya, Ahmad Syukur menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hulu menurun dari sebelumnya yakni 23,6% menjadi sesuai dengan target nasional 14% di tahun 2024.

Tujuan kegiatan diskusi panel ini adalah menjadikan paparan data oleh Tim Pakar sebagai bahan diskusi antar perangkat daerah maupun stakeholder terkait untuk dijadikan rencana tindak lanjut agar dapat dilakukan langkah-langkah konkrit dalam bersinergi melaksanakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hulu.

Diskusi panel yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Agus Rianto ini dihadiri Tim Percepatan Penurunan Stunting Kab. Inhu, kepala/perwakilan Perangkat Daerah, perwakilan Dandim 0302 Inhu yang dihadiri Pasi Ter Kodim 0302 Inhu, Kapten Alpison,

Hadir juga perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Tim Pakar Audit Kasus Stunting, Pakar Gizi, Sri Hartati, Kepala Desa lokasi fokus stunting, Bidan Desa, Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Riau dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Selama kegiatan diskusi panel berlangsung, masing-masing perangkat daerah atau stakeholder terkait menyampaikan paparan, langkah-langkah yang telah dilakukan dalam percepatan penurunan stunting serta solusi dalam menangani masalah stunting di Kabupaten Inhu.

Pakar Gizi, Sri Hartati menambahkan, diperlukan edukasi kepada masyarakat terkait pemberian gizi kepada balita dengan memanfaatkan bahan makanan yang mudah didapat disekitar kita. Bahan makanan tersebut secara mudah diolah menjadi asupan makanan bergizi bagi balita agar terhindar dari stunting.

Perwakilan Kodim 0302 Inhu, Kapten Alpison juga menyampaikan bahwa penanganan kasus stunting secara umum bukan hanya kerja pemerintah daerah namun adalah kerja semua pihak. Kapten Alpison menyampaikan bahwa seluruh jajaran masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi terkait dampak besar yang akan terjadi jika terjadi kasus stunting.

Hal ini dengan tujuan semata-mata agar masyakarat menyadari perlunya pencegahan stunting terhadap balita. Kodim 0302 Inhu turut serta memiliki peran dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Inhu yaitu melaksanakan Program Orang Tua Asuh Stunting yang pelaksanaannya mulai dari Koramil hingga Babinsa.

Dari finalisasi kegiatan Diskusi Panel Audit Kasus Stunting II yang berlangsung, saat ini direncanakan akan diadakan peluncuran program Bapak dan Bunda Asuh stunting, yang akan membantu dinas terkait dalam kegiatan intervensi terhadap sasaran dalam kegiatan Audit Kasus Stunting tersebut.