Rilis Terbaru

Pemkab Indragiri Hulu Gelar Acara Diseminasi Tindak Lanjut Hasil Audit Stunting

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0684/RILIS/VII/2022

Tanggal : 11 Juli 2022

Pemkab Indragiri Hulu Gelar Acara Diseminasi Tindak Lanjut Hasil Audit Stunting

INHU - Dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Pemkab Inhu melaksanakakan Diseminasi Pelaksanaan Audit Kasus Stunting bertempat di Auditorium Yopi Arianto lantai IV Kantor Bupati Inhu, Kamis (7/7/2022). Acara ini bertujuan untuk menyampaikan hasil kajian dan rencana tindak lanjut dalam penanganan stunting di Kabupaten Inhu.

Acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Supriyadi, Koordinator Program Manager Satgas Provinsi Riau Fachrurozin, Staf Ahli Bidang Umum Sekretariat Daerah Ahmad Syukur, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Tim Pakar audit stunting dr. Nur Iman Makmur dan dr. Bagus Pandji Udara, Tim Teknis Audit Stunting, Camat lokus stunting, Kepala Puskesmas lokus stunting dan Kepala Desa lokus stunting.

Berdasaran Keputusan Bupati Indragiri Hulu Nomor Kpts. 207/IV/2021 terdapat 10 desa/kelurahan yang merupakan lokasi fokus (Lokus) stunting yakni Pasar Kota, Tanah Merah, Serumpun Jaya, Talang Durian Cacar, Talang Tujuh Buah Tangga, Kuala Lala, Rejosari, Lahai Kemuning, Baturijal Hilir, dan Alang Kepayang.

Diseminasi Pelaksanaan Audit Kasus Stunting merupakan penyampaian hasil kajian kasus audit yang merupakan penajaman atau rekomendasi intervensi spesifik dan sensitif serta intervensi pencegahan yang dibutuhkan sesuai hasil kajian berdasarkan kelompok sasaran yang diaudit.

Adapun lokasi sampel yang telah dilakukan audit sebelumnya adalah Desa Alang Kepayang Kecamatan Rengat Barat. Audit dilakukan terhadap 77 balita, 14 ibu hamil, dan 6 orang calon pengantin.

Audit kasus stunting yang dilakukan merupakan audit pertama di Provinsi Riau. Selain itu Kab. Inhu akan menjadi contoh praktik pencegahan dan penanganan kasus stunting se-Indonesia selain Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku.

Bupati Inhu yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Administrasi Umum Ahmad Syukur memberikan arahan agar setiap perangkat daerah serta semua sektor yang terlibat dalam percepatan penurunan stunting untuk lebih serius, terencana, dan bersinergi dalam menangani kasus stunting di Kabupaten Inhu sehingga sejalan dengan target nasional angka stunting yaitu 14% di tahun 2024.

Dalam diskusi yang dipimpin oleh moderator Fachrurozin, Tim Pakar Audit Stunting, dr. Nur Iman Makmur dalam pemaparan materinya menyampaikan dari hasil audit stunting yang dilakukan di Desa Alang Kepayang Rengat Barat ada beberapa kasus yang harus ditindak lanjuti. Terlihat dari data audit dari 77 balita terdapat 10 balita yang berisiko mengalami stunting. Untuk itu masing-masing pihak seperti perangkat desa dan puskesmas harus bersinergi serta berkolaborasi dalam mencegah kasus stunting tersebut.

Setelah penyampaian materi oleh narasumber, dilanjutkan dengan diskusi internal oleh Tim Pakar audit stunting, TPPS, pihak kecamatan dan desa lokus stunting, serta puskesmas lokus. Adapun hasil dari kegiatan diseminasi ini adalah terbentuknya rencana tindak lanjut berdasarkan acuan dari analisis audit yang telah dilakukan.