Rilis Terbaru

MTQ TINGKAT KABUPATEN INHU KE-50 SECARA RESMI DIBUKA PJ BUPATI INHU

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0427/RILIS/VI/2021

Tanggal : 22 Juni 2021

MTQ TINGKAT KABUPATEN INHU KE-50 SECARA RESMI DIBUKA PJ BUPATI INHU

INHU - Sebagai wujud kecintaan terhadap Islam dan Alquran sekaligus menjadi bukti nyata akan komitmen dalam upaya menekan laju penyebaran COVID-19 di Kabupaten Indragiri Hulu, Pemkab Inhu laksanakan pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten secara virtual. Hal ini disampaikan Chairul Riski dalam sambutannya pada Pembukaan MTQ Ke-50 Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2021 di area Mesjid Raya Ar-Rahman, Kelurahan Kampung Dagang, Kecamatan Rengat, Senin (21/6/2021). 

Pj Bupati Inhu Chairul Riski sangat mengapresiasi jalannya rangkain kegiatan ini.

"Meskipun kegiatan dilaksanakan secara virtual dan kehadirannya sangat terbatas namun secara kualitas dan kuantitas dapat berjalan dengan baik" ujar Chairul Riski saat ditemui usai menyamoaikan sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan MTQ Tingkat Kab.Inhu Ke-50. 

Adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini yakni Surat Keputusan Bupati Indragiri Hulu nomor kpts. 262/V/ 2021 tentang panitia pelaksana penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran ke-50 tingkat Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2021. Perlombaan akan dilaksanakan selama 4 (empat) hari yang dimulai dari tanggal 21 sampai 24 Juni 2021 dengan lokasi perlombaan yang berbeda-beda.

Sebanyak 7 cabang diperlombakan pada MTQ Tingkat Kab. Inhu kali ini. Ketujuh Cabang tersebut diantaranya Cabang Tilawah, Hifzhil, Tafsir, Syarhil, Fahmil, Khattil, dan Musabaqah Menulis Qur'an (MMQ). 

"Total peserta yang mengikuti MTQ Ke-50 berjumlah 257 orang yang terdiri khafilah dan official, yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu" ujar Camat Rengat Sustiono, selaku Ketua Umum pada Pelaksanaan MTQ kali ini. Sustiono menambahkan, rangkaian kegiatan MTQ dilaksanakan dengan prokes yang sangat ketat sebagai upaya dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Oleh sebab itu, terdapat 8 peserta yang berasal dari Kecamatan Rakit Kulim yang tidak bisa mengikuti kegiatan karena hasil swab antigen dinyatakan reaktif. 

"Selama kegiatan, peserta dipondokkan dan diatur jadwalnya agar tidak terjadi penumpukan massa" terang Sustiono. Mengingat pandemi yang belum mereda, maka panitia melakukan penyemprotan di setiap rumah pemondokan dan tempat cabang-cabang perlombaan, serta menyediakan masker untuk peserta lomba. 

Pj Bupati Inhu Chairul Riski berharap, dengan adanya seleksi ditingkat Kabupaten ini,bdapat melahirkan khafilah-khafilah terbaik yang dapat membawa nama Indragiri Hulu ditingkat Provinsi maupun nasional.

Acara ini turut dihadiri FORKOPIMDA, Camat Se-Kabupaten Indragiri Hulu, Ketua LPTQ Kab. Inhu, Ketua BKMT Kab. Inhu, serta para tamu undangan.