Rilis Terbaru

TREND COVID-19 DI RIAU CENDERUNG MENINGKAT, PEMDA DIMINTA LAKUKAN HAL BERIKUT

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0342/RILIS/IV/2021

Tanggal : 19 April 2021

TREND COVID-19 DI RIAU CENDERUNG MENINGKAT, PEMDA DIMINTA LAKUKAN HAL BERIKUT

INHU - PJ Bupati Inhu Drs. H. Chairul Riski, MS, MP bersama unsur FORKOPIMDA mengikuti secara virtual rakor Gubernur dengan Bupati/Wali Kota se Provinsi Riau terkait Perkembangan Penanganan COVID-19 di Provinsi Riau, Senin (19/4/2021). Bertempat di Ruang Tunggu VIP Lt.4 Kantor Bupati Inhu, Rakor ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Inhu, para Asisten dan Kabag Setda Kab.Inhu,  Kepala OPD terkait dan Direktur RSUD Indrasari. 

Mengawali sambutannya, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan "Trend Kasus positif di Riau meningkat, menjadikan Riau termasuk  5 besar di Indonesia". Di Kabupaten Indragiri Hulu, Syamsuar menuturkan, untuk bulan April saja terdapat 224 kasus positif, sembuh 76 orang, dan Meninggal Dunia 4 orang. Sementara itu berdasarkan data zonasi resiko,  Kab.Indragiri Hulu masuk dalam Zona Oren atau Resiko sedang.

Syamsuar berharap Pemerintah Kabupaten/Kota dapat menurunkannya menjadi Zona Kuning, jangan sampai justru meningkat menjadi Zona Merah. Karena berdasarkan data  Zonasi, seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau masuk kategori Zona Oren kecuali Kab. Indragiri Hilir yang masuk kategori  Zona Kuning. 

Gubernur Riau menyampaikan beberapa poin penting  terkait langkah-langkah yang harus dilakukan Pemerintah Daerah terkait penanganan COVID-19. 

Pertama, Syamsuar meminta kepada Kabupaten/Kota untuk memberlakukan PPKM, kemudian meningkatkan kontrak tracing minimal 1:15. Pemerintah Daerah juga diminta memperhatikan ketersediaan ruang isolasi, ICU, dan obat-obatan RS masing-masing Daerah. Kemudian, daerah diharapkan dapat menyediakan rapid anti gen diseluruh Puskesmas, agar rekan nakes dapat langsung bekerja membantu masyarakat terutama yang bergejala. Selanjutnya Pemda  harus melakukan penguatan pengawasan kedisiplinan dan konsistensi kepatuhan pelaksanaan prokes diseluruh elemen masyarakat. Terakhir, Syamsuar kembali menegaskan penerapan pemberian sanksi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2020. 

Berdasarkan arahan tersebut, Pj Bupati Inhu bersama unsur Forkopimda dan unsur terkait lainnya akan berkomitmen menekan angka penularan COVID-19 di Kabupaten Indragiri Hulu.