Rilis Terbaru

Tanggap COVID-19, DPRD Riau Lakukan Kunker ke Kecamatan Seberida Inhu

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0377/RILIS/V/2021

Tanggal : 10 Mei 2021

Tanggap COVID-19, DPRD Riau Lakukan Kunker ke Kecamatan Seberida Inhu

Inhu - Komisi I DPRD Provinsi Riau Bidang Hukum dan Pemerintahan melakukan kunjungan insidentil ke Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (19/10//2020). Kunjungan ini tak lain guna membahas tentang adminiatrasi data kependudukan di Inhu dan pemantauan COVID-19 khususnya di Kecamtan Seberida. Bertempat di Aula Kantor Camat Seberida, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hertanto disambut langsung oleh Camat Seberida Roma Doris beserta rombongan.

"Menurut data BPS, untuk saat ini jumlah penduduk Kecamatan Seberida berada diperingkat 1 di Inhu" ujar Roma dalam sambutannya. Roma kemudian menambahkan hal ini dikarenakan jumlah keluar masuk masyarakat di Kecamatan Seberida cukup tinggi. Terkait kasus COVID-19 di Seberida, Roma mengaku pihaknya cukup tergoncang selama dua minggu terakhir. Roma menuturkan "Untuk saat ini, ada total 12 kasus di kecamatan Seberida, oleh sebab itu kita sempat menutup dalam artian membatasi pelayanan di puskesmas untuk sementara". Namun Roma meyakinkan bahwa situasi sudah mulai terkendali, dan jika hari ini tidak ada penambahan kasus baru maka besok puskesmas sudah bisa dibuka kembali seperti biasa. Dalam usahanya mencegah penyebaran dan penularan COVID-19, sesuai dengan Peraturan Bupati Indragiri Hulu, pihak kecamatan bersama TNI dan Polri juga rutin melakukan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Sementara itu mengenai tujuan kunjungannya, Ade menuturkan "Untuk di DPRD sendiri, setiap kabupaten yang dilintasi, itu kami singgahi, untuk melihat kondisi secara langsung dilevel kecamatan terkait COVID-19". Selanjutnya mengenai data kependudukan, Ade mengatakan bahwa berdasarkan sampel yang telah diambil di kabupaten lainnya, sering ditemukan ketidak cocokan. "Perbedaan data tentunya akan menganggu, misalnya saat penerimaan BLT" ujar Ade. Untuk Inhu sendiri, Seberida dijadikan sampel karena memiliki penduduk terbanyak diantara kecamatan lainnya di Inhu.

Terkait COVID-19, Ade menuturkan  "yang menjadi catatan kita sebagai bagian pemerintah bahwa memastikan terlebih dahulu". Pemerintah sudah menyiapkan baik pergub maupun perbup untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru. "Yang kita harapkan dari peraturan ini bukanlah dendanya melainkan efek jera yang ditimbulkan" ucap Ade. Ade juga menambahkan "Hari ini kita sudah tembus angka 11.000 kasus di Provinsi Riau, kita tidak berani menerapkan PSBB karena banyak dampak yang timbul bila PSBB dilaksanakan."

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog serta tanya jawab. Kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata dari DPRD Provinsi Riau ke Pemerintah Kecamatan Seberida.