Rilis Terbaru

SIARAN PERS GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KAB INDRAGIRI HULU, SENIN 27 APRIL 2020

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU

RILIS BERITA

NOMOR : 0096/RILIS/IV/2020

Tanggal : 27 April 2020

SIARAN PERS GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KAB INDRAGIRI HULU, SENIN 27 APRIL 2020

Rengat - Berdasarkan update data terakhir yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hulu tanggal 26 April 2020, terdapat ODP kumulatif dari tanggal 22 Maret s/d 26 April 2020 sebanyak 384 orang, ODP dalam pemantauan 44 orang (11,45%), ODP selesai pemantauan 340 orang (88,55%). ODP yg di periksa rapid 220 orang, dengan Hasil rapid Negatif 220 orang, Positif 0, OTG 0. Sedangkan Kumulatif pelaku perjalanan (PP) dari tanggal 28 Maret s/d 26 April 2020 3.526 orang, dengan rincian, PP dalam pemantauan : 1.128 orang (32%), PP selesai pemantauan 2.398 orang (68%), PDP 0, Konfirmasi 0.

Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hulu juga menghimbau kepada Orang dengan Faktor Risiko dan Penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) di Era Pandemi Covid 19 agar:

  1. Tetap di rumah, karena Penyandang PTM terutama usia diatas 50 tahun dg penyakit penyerta seperti Diabetes Melitus (DM), Hipertensi, Gagal Ginjal, Penyakit Jantung, Paru Kronik & Gangguan Imunologis lainnya merupakan kelompok yg rentan jika terpapar Covid19
  2. Bagi pasien DM & Hipertensi diharapkan tetap rutin mengontrol kadar gula darah & tekanan darahnya di rumah serta minum obat secara teratur sesuai anjuran Dokter.
  3. Bagi peserta BPJS penyandang PTM yg mengkonsumsi obat-obat setiap hari, dapat meneruskan obat-obatan sampai dengan 2 bulan tanpa bertemu Dokter yg merawat, namun diharapkan melakukan konsultasi melalui telepon dengan Dokter.
  4. Tingkatkan Daya Tahan Tubuh sebaik mungkin dg konsumsi makanan bergizi, hindari gula, garam dan lemak berlebihan.
  5. Stop Merokok karena merokok akan meningkatkan risiko infeksi & memperparah komplikasi akibat Covid 19
  6. Upayakan aktivitas fisik 30 menit setiap hari.


Untuk Kegiatan di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Indragiri Hulu dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu antara lain:

  1. Membuat surat himbauan untuk Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) agar menggandeng kader KB seperti Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PLKB) dan Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (Sub PPKBD) dan membuat sistem seperti MLM, serta agar membuatkan grup dengan kader dan masyarakat sebagai media untuk mengedukasi cara pencegahan COVID-19.
  2. Memasang himbauan dan informasi seperti spanduk di lingkungan Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Indragiri Hulu, dan memberikan himbauan melalui pesan di media sosial untuk mencegah penyebarluasan virus Covid 19 di Kabupaten Indragiri Hulu.
  3. Menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun di pintu masuk perkantoran yang dipergunakan tidak hanya untuk pegawai Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana tetapi juga diperuntukkan bagi tamu yang berkunjung.
  4. Mengoptimalkan peran PKB, PLKB, PPKBD dan Sub PPKBD dalam menghadapi dan mengantisipasi serta mencegah penyebaran virus Covid-19, melalui himbauan kepada masyarakat agar menjalankan dan mengoptimalkan delapan (8) fungsi Keluarga yaitu: fungsi agama, fungsi sosial dan budaya, fungsi cinta kasih, Fungsi Pelindung, Fungsi Reproduksi, Fungsi Pendidikan dan Sosialisasi, fungsi ekonomi, dan fungsi pembinaan lingkungan.
  5. Memberikan arahan kepada PKB dan PLKB untuk menjaga Pasangan Usia Subur (PUS) dari kehamilan yang Tidak diinginkan/direncanakan, disebabkan karena:
  • Adanya keterbatasan pelayanan dan penggerakan (KIE) untuk ikut KB, yang berakibat angka kesertaan ber KB akan mengalami penurunan
  • Angka Putus Pakai Kontrasepsi Non MKJP (Pil, suntik, kondom) juga akan cenderung meningkat karena keterbatasan pembinaan kesertaan dan pelayanan KB.
  • Angka Unmeet need (Pasangan Usia Subur yang tidak menggunakan alat kontrasepsi) juga akan cenderung meningkat karena keterbatasan penggerakan (KIE) dan pelayanan.